Bangunan itu dari bagian luar tampak berbentuk seperti kelenteng dengan aneka warnanya yang cerah.Begitu juga dengan model dan gaya ornamennya. Tapi siapa sangka kalau bangunan tersebut adalah sebuah masjid sebagai tempat beribadah umat Islam.

Bangunan itu adalah Masjid Muhammad Cheng Hoo yang berada di dalam area Gedung Serba Guna Persatuan Islam Tionghoa Indonosia ( PITI ) - Jawa Timur.

Lokasinya yang berada di dalam kawasan perkampungan membuat keberadaan masjid ini agak terpencil walau terletak hanya berjarak sekitar 1 km dari balai Kota Surabaya.


Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban
Lokasinya yang berada di dalam kawasan perkampungan membuat keberadaan masjid ini agak terpencil walau terletak hanya berjarak sekitar 1 km dari balai Kota Surabaya.

Masjid yang unik ini ukuran dan bangunannya tidak terlalu besar dan hanya mampu menampung 200 jamaah. Namun karena keunikan bentuk dan arsitektur bangunannya, membuat masjid ini menarik untuk dikunjungi.

Masjid ini didominasi oleh warna merah dan kuning. Kubahnya berbentuk seperti pagoda yang mengingatkan pada bentuk bangunan di kelenteng. Di bagian depan masjid terdapat prasasti peresmian masjid ini. Sedangkan di bagian atas pintu masuk masjid bagian depan terdapat papan nama masjid ini dalam tulisan bahasa Indonesia dan tulisan Tionghoa.


Kesan yang cukup megah dan artistik tampak pada kubah masjid bagian dalam yang berhias ornamen dan kaca mozaik dalam perpaduan warna yang indah. Sebuah lampu gantung yang berukuran cukup besar menggantung di bagian tengahnya.


Masjid ini didirikan atas prakarsa para sesepuh, penasehat, pengurus PITI , dan pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia Jawa Timur serta tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya. Pembangunan masjid ini diawali dengan peletakkan batu pertama pada tanggal 15 Oktober 2001 bertepatan dengan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Sedangkan pembangunannya baru dilaksanakan 10 Maret 2002 dan baru diresmikan pada13 Oktober 2002.
Instant Access To Get Freelancer Jobs
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

====================
Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini :
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban
Main Game = Dapat Dollars
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban
Main Game = Dapat Dollars
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter
Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet
Museum Santet Di Surabaya
Tips Memasang Iklan Di Blog
Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca
di Link berikut ini :
www.jelajah-nesia2.blogspot.com
Nama masjid ini merupakan bentuk penghormatan pada Laksamana Cheng Hoo asal Cina yang beragama Islam. Dalam perjalanannya di kawasan Asia Tenggara, Cheng Ho bukan hanya berdagang dan menjalin persahabatan, tetapi juga menyebarkan agama Islam.


Perpaduan Gaya Tiongkok dan Arab memang menjadi ciri khas masjid ini. Arsitektur Masjid Cheng Ho diilhami Masjid Niu Jie ( Ox Street ) (Ox Street) di Beijing yang dibangun pada tahun 996 Masehi

Masjid Muhammad Cheng Hoo berdiri di atas tanah seluas 21 x 11 meter persegi dengan luas bangunan utama 11 x 9 meter persegi. Masjid Muhammad Cheng Hoo juga memiliki delapan sisi dibagian atas bangunan utama. Ketiga ukuran atau angka itu ada maksudnya. Maknanya adalah angka 11 untuk ukuran Kabah saat baru dibangun, angka 9 melambangkan Wali Songo dan angka 8 melambangkan Pat Kwa (keberuntungan/ kejayaan dalam bahasa Tionghoa).




0 komentar:
Posting Komentar